Beberapa Tips Memahami Tata cara Memahami Uang Kripto
Jakarta - Uang kripto tengah naik daun sejak awal tahun. Masyarakat word play here berbondong-bondong mengoleksinya dengan tujuan investasi. Namun perlu diingat bahwa pergerakan uang kripto sangat fluktuatif sehingga investor bisa tiba-tiba merugi
Ternyata sama seperti investasi pada saham, kualitas uang kripto bisa dianalisa dengan melihat essential produk tersebut.
Brand as well as Interaction Supervisor Zipmex Indonesia Nathanael Christian mengatakan ada beberapa faktor yang bisa diperhatikan untuk mengetahui essential aset kripto.
" Beberapa di antaranya adalah tujuan aset kripto tersebut diciptakan dan overall suplai sebab beberapa token memiliki suplai terbatas. Bitcoin misalnya, hanya ada 21 juta keping di dunia," ujar Nathanael.
Selain itu, capitalist juga bisa mencermati likuiditas. Artinya seberapa mudah aset tersebut diuangkan atau dijual untuk ditukar kembali menjadi mata uang fiat.
" Kemudian jaringan apa yang digunakan, seperti apa proses atau mekanismenya, apa saja kegunaan jaringannya, dan seberapa sehat jaringan tersebut," ujarnya.
Menurut Nathanael, semua informasi essential tersebut dapat ditemukan dalam whitepaper masing-masing aset. Setelah itu, financier bisa mencari tahu seberapa besar daya serap pasar terhadap aset kripto tersebut.
" Bisa dalam bentuk adopsi, misalnya apakah uang kripto tersebut bisa digunakan untuk transaksi jual beli atau menjadi salah satu metode pembayaran," ujarnya. Seperti Bitcoin misalnya beberapa brand name menerima uang online tersebut sebagai metode pembayaran.
Selain itu, financier juga bisa mencermati jumlah dan volume trading selama periode tertentu, misalnya 24 jam, 1 minggu, atau 1 bulan terakhir.
Tak lupa juga, besaran kapitalisasi pasar perlu dipertimbangkan. Hal ini untuk menilai seberapa besar aset digital tersebut telah atau dapat bertumbuh.
" Pahami juga bahwa kapitalisasi pasar yang tinggi harus dibandingkan juga dengan quantity trading. Informasi kapitalisasi pasar dapat dilihat dalam situs CoinMarketCap atau CoinGecko," ujarnya.
Untuk itu menurut Nathanael para investor kripto juga harus membuka diri untuk mau terus belajar. Menurutnya ada banyak cara untuk belajar mengenai investasi aset kripto.
Salah satu caranya adalah dengan mengikuti perkembangan aset kripto melalui media-media khusus aset kripto. Misalnya seperti Coindesk, Cointelegraph, Cryptopotato, Bloomberg, dan masih banyak lagi.
Uang kripto tengah naik daun sejak awal tahun. Masyarakat pun berbondong-bondong mengoleksinya dengan tujuan investasi. Namun perlu diingat bahwa pergerakan uang kripto sangat fluktuatif sehingga capitalist bisa tiba-tiba merugi
Ternyata sama seperti investasi pada saham, kualitas uang kripto bisa dianalisa dengan melihat basic produk tersebut.
Brand and also Communication Manager Zipmex Indonesia Nathanael Christian mengatakan ada beberapa faktor yang bisa diperhatikan untuk mengetahui basic aset kripto.
"Beberapa di antaranya adalah tujuan aset kripto tersebut diciptakan dan overall suplai sebab beberapa token memiliki suplai terbatas. Bitcoin misalnya, hanya ada 21 juta keping di dunia," ujar Nathanael.
Selain itu, financier juga bisa mencermati likuiditas. Artinya seberapa mudah aset tersebut diuangkan atau dijual untuk ditukar kembali menjadi mata uang fiat.
"Kemudian jaringan apa yang digunakan, seperti apa proses atau mekanismenya, apa saja kegunaan jaringannya, dan seberapa sehat jaringan tersebut," ujarnya.
Menurut Nathanael, semua informasi essential tersebut dapat ditemukan dalam whitepaper masing-masing aset. Setelah itu, investor bisa mencari tahu seberapa besar daya serap pasar terhadap aset kripto tersebut.
"Bisa dalam bentuk adopsi, misalnya apakah uang kripto tersebut bisa digunakan untuk transaksi jual beli atau menjadi salah satu metode pembayaran," ujarnya. Seperti Bitcoin misalnya beberapa brand name menerima uang digital tersebut sebagai metode pembayaran.
Selain itu, capitalist juga bisa mencermati jumlah dan volume trading selama periode tertentu, misalnya 24 jam, 1 minggu, atau 1 bulan terakhir.
Tak lupa juga, besaran kapitalisasi pasar perlu dipertimbangkan. Hal ini untuk menilai seberapa besar aset electronic tersebut telah atau dapat bertumbuh.
"Pahami juga bahwa kapitalisasi pasar yang tinggi harus dibandingkan juga dengan quantity trading. Informasi kapitalisasi pasar dapat dilihat dalam situs CoinMarketCap atau CoinGecko," ujarnya.
Untuk itu menurut Nathanael para investor kripto juga harus membuka diri untuk mau terus belajar. Menurutnya ada banyak cara untuk belajar mengenai investasi aset kripto.
Salah satu caranya adalah dengan mengikuti perkembangan aset kripto melalui media-media khusus aset kripto. Misalnya seperti Coindesk, Cointelegraph, Cryptopotato, Bloomberg, dan masih banyak lagi.
Lalu apabila membutuhkan informasi mendalam mengenai masing-masing aset kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, Surge, dan sebagainya, pengguna bisa membaca whitepaper resmi. Whitepaper adalah proposition resmi yang dibuat oleh masing-masing pengembang aset kripto.
Di dalamnya berisi alasan, tujuan, rencana masa depan, jenis blockchain yang digunakan, dan cara aset kripto tersebut dibentuk. Whitepaper dapat diakses dengan mudah melalui internet browser.
"Di Zipmex sendiri, financier pemula bisa belajar melalui beragam artikel di food selection Discover yang tersedia dalam laman resmi Zipmex. Selain itu, capitalist pemula juga bisa mengikuti kursus bold mengenai blockchain dan aset kripto yang biasanya diselenggarakan secara berkala," tandasnya.
Lalu bagaimana caranya agar tidak salah mengoleksi uang kripto?
Ternyata sama seperti investasi pada saham, kualitas uang kripto bisa dianalisa dengan melihat essential produk tersebut.
Brand as well as Interaction Supervisor Zipmex Indonesia Nathanael Christian mengatakan ada beberapa faktor yang bisa diperhatikan untuk mengetahui essential aset kripto.
" Beberapa di antaranya adalah tujuan aset kripto tersebut diciptakan dan overall suplai sebab beberapa token memiliki suplai terbatas. Bitcoin misalnya, hanya ada 21 juta keping di dunia," ujar Nathanael.
Selain itu, capitalist juga bisa mencermati likuiditas. Artinya seberapa mudah aset tersebut diuangkan atau dijual untuk ditukar kembali menjadi mata uang fiat.
" Kemudian jaringan apa yang digunakan, seperti apa proses atau mekanismenya, apa saja kegunaan jaringannya, dan seberapa sehat jaringan tersebut," ujarnya.
Menurut Nathanael, semua informasi essential tersebut dapat ditemukan dalam whitepaper masing-masing aset. Setelah itu, financier bisa mencari tahu seberapa besar daya serap pasar terhadap aset kripto tersebut.
" Bisa dalam bentuk adopsi, misalnya apakah uang kripto tersebut bisa digunakan untuk transaksi jual beli atau menjadi salah satu metode pembayaran," ujarnya. Seperti Bitcoin misalnya beberapa brand name menerima uang online tersebut sebagai metode pembayaran.
Selain itu, financier juga bisa mencermati jumlah dan volume trading selama periode tertentu, misalnya 24 jam, 1 minggu, atau 1 bulan terakhir.
Tak lupa juga, besaran kapitalisasi pasar perlu dipertimbangkan. Hal ini untuk menilai seberapa besar aset digital tersebut telah atau dapat bertumbuh.
" Pahami juga bahwa kapitalisasi pasar yang tinggi harus dibandingkan juga dengan quantity trading. Informasi kapitalisasi pasar dapat dilihat dalam situs CoinMarketCap atau CoinGecko," ujarnya.
Untuk itu menurut Nathanael para investor kripto juga harus membuka diri untuk mau terus belajar. Menurutnya ada banyak cara untuk belajar mengenai investasi aset kripto.
Salah satu caranya adalah dengan mengikuti perkembangan aset kripto melalui media-media khusus aset kripto. Misalnya seperti Coindesk, Cointelegraph, Cryptopotato, Bloomberg, dan masih banyak lagi.
Uang kripto tengah naik daun sejak awal tahun. Masyarakat pun berbondong-bondong mengoleksinya dengan tujuan investasi. Namun perlu diingat bahwa pergerakan uang kripto sangat fluktuatif sehingga capitalist bisa tiba-tiba merugi
Lalu bagaimana caranya agar tidak salah mengoleksi uang kripto?
Ternyata sama seperti investasi pada saham, kualitas uang kripto bisa dianalisa dengan melihat basic produk tersebut.
Brand and also Communication Manager Zipmex Indonesia Nathanael Christian mengatakan ada beberapa faktor yang bisa diperhatikan untuk mengetahui basic aset kripto.
"Beberapa di antaranya adalah tujuan aset kripto tersebut diciptakan dan overall suplai sebab beberapa token memiliki suplai terbatas. Bitcoin misalnya, hanya ada 21 juta keping di dunia," ujar Nathanael.
Selain itu, financier juga bisa mencermati likuiditas. Artinya seberapa mudah aset tersebut diuangkan atau dijual untuk ditukar kembali menjadi mata uang fiat.
"Kemudian jaringan apa yang digunakan, seperti apa proses atau mekanismenya, apa saja kegunaan jaringannya, dan seberapa sehat jaringan tersebut," ujarnya.
Menurut Nathanael, semua informasi essential tersebut dapat ditemukan dalam whitepaper masing-masing aset. Setelah itu, investor bisa mencari tahu seberapa besar daya serap pasar terhadap aset kripto tersebut.
"Bisa dalam bentuk adopsi, misalnya apakah uang kripto tersebut bisa digunakan untuk transaksi jual beli atau menjadi salah satu metode pembayaran," ujarnya. Seperti Bitcoin misalnya beberapa brand name menerima uang digital tersebut sebagai metode pembayaran.
Selain itu, capitalist juga bisa mencermati jumlah dan volume trading selama periode tertentu, misalnya 24 jam, 1 minggu, atau 1 bulan terakhir.
Tak lupa juga, besaran kapitalisasi pasar perlu dipertimbangkan. Hal ini untuk menilai seberapa besar aset electronic tersebut telah atau dapat bertumbuh.
"Pahami juga bahwa kapitalisasi pasar yang tinggi harus dibandingkan juga dengan quantity trading. Informasi kapitalisasi pasar dapat dilihat dalam situs CoinMarketCap atau CoinGecko," ujarnya.
Untuk itu menurut Nathanael para investor kripto juga harus membuka diri untuk mau terus belajar. Menurutnya ada banyak cara untuk belajar mengenai investasi aset kripto.
Salah satu caranya adalah dengan mengikuti perkembangan aset kripto melalui media-media khusus aset kripto. Misalnya seperti Coindesk, Cointelegraph, Cryptopotato, Bloomberg, dan masih banyak lagi.
Lalu apabila membutuhkan informasi mendalam mengenai masing-masing aset kripto, seperti Bitcoin, Ethereum, Surge, dan sebagainya, pengguna bisa membaca whitepaper resmi. Whitepaper adalah proposition resmi yang dibuat oleh masing-masing pengembang aset kripto.
Di dalamnya berisi alasan, tujuan, rencana masa depan, jenis blockchain yang digunakan, dan cara aset kripto tersebut dibentuk. Whitepaper dapat diakses dengan mudah melalui internet browser.
"Di Zipmex sendiri, financier pemula bisa belajar melalui beragam artikel di food selection Discover yang tersedia dalam laman resmi Zipmex. Selain itu, capitalist pemula juga bisa mengikuti kursus bold mengenai blockchain dan aset kripto yang biasanya diselenggarakan secara berkala," tandasnya.
Komentar
Posting Komentar