Dalang Dibalik Keributan Yang Terjadi di Kompleks Kembangan Jakbar Sudah Ditetapkan
Jakarta - Polisi menetapkan satu orang tersangka buntut keributan antara penghuni
dan sekuriti di Kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta
Barat. Insiden itu viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dui Harsono
menerangkan, satu dari 16 saksi yang diperiksa statusnya dinaikan
menjadi tersangka. Dia adalah, WH yang kepala sekuriti di Kompleks
Perumahan Permata Buana.
"Sudah ada tersangka satu orang dari 16 sekuriti yang kami amankan kemarin,"kata dia dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021). Joko menyebut, WH diduga memerintah sekuriti melakukan pungutan phony
(pungli) ke salah satu penghuni yang hendak memasukkan pot tanaman ke
pekarangan rumahnya.
"Dia itu kepalanya ya, dia yang memerintahkan dia juga sama-sama (melakukan itu),"ujar dia.
Adapun dalam kasus ini, Joko mengatakan, penyidik telah meminta
keterangan perusahaan jasa keamanan yang menempatkan para sekuriti
tersebut di Kompleks Perumahan Permata Buana serta pengurus lingkugan
setempat termasuk ketua RW.
Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan adanya tindak pidana yang mengarah pada Pasal 335 KUHP.
"Kami sudah panggil perusahaan jasa pengamanan sama pengurus lingkungan
di bidang keamanan ya dan Ketua RW kita panggil. Berdasarkan alat bukti
yang ada, WH diduga melanggar Pasal 335 KUHP,"ucap dia.
Kronologi Keributan
Sebelumnya, viral rekaman video yang memperlihatkan keributan di
Kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat. Keributan
diduga terjadi antara petugas sekuriti dan salah satu warga.
Dalam rekaman video clip yang diunggah oleh salah satu akun Instagram,
CCTV merekam suasana di depan rumah seorang warga. Nampak mobil bak
terbuka terpakir di depan dan kerumunan sekuriti berompi hijau.
Kemudian, ada seorang perempuan berdialog dengan pria bertopi. Entah apa
yang mereka bicarakan. Tiba-tiba, pria berbaju hitam yang berada di
dekat situ mendorong lawan bicaranya.
Aksi pria itu menyedot perhatian belasan sekuriti. Perkelahian pun terjadi dan ada di antara mereka berusaha melerai. Setelah
keributan reda, sekuriti bahu-membahu mendorong mobil bak terbuka
menjauh dari penghuni rumah.
Komentar
Posting Komentar