Kapal Perang Indonesia TNI-AL Melayani Vaksin COVID-19 Bagi Warga Ende, NTT

Jakarta - Kapal perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Banten-516 melayani vaksinasi COVID-19 bagi warga Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang bertajuk Serbuan Vaksinasi Maritim dilakukan TNI-AL dalam rangka untuk meningkatkan herd immunity.

KRI TBT-516 merupakan Kapal Perang Republik Indonesia jenis Landing Ship Tank (LST) yang tergabung dalam Satuan Kapal Amphibi Koarmada II dan saat ini ditugaskan oleh Pimpinan TNI AL mensukseskan Program Pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi COVID-19, dengan sasaran pulau-pulau terluar di wilayah kerja Lantamal VII Kupang termasuk Lanal Maumere.

Komandan TNI AL Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga didampingi, Bupati Ende, Forkompimda Kabupaten Ende, menyambut kedatangan KRI Teluk Banten (TBT) - 516 di Dermaga Pelabuhan Soekarno, Rabu (24/11).

Kedatangan kapal perang KRI milik TNI-AL di Kabupaten Ende ini disambut meriah oleh warga masyarakat. Masyarakat pun antusias mengikuti proses vaksinasi selama dua hari yang digelar di atas geladak kapal itu.

Pada kesempatan itu, Bupati Ende Djafar H. Achmad, beserta jajaran Forkopimda menaiki langsung kapal perang tersebut, diawali dengan laporan Komandan KRI Letkol Laut (P) Joko Purwanto kepada Bupati Ende.

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Ende beserta jajarannya didampingi Danlanal Maumere serta Komandan KRI TBT-516. Terlihat kesibukan warga masyarakat yang menunggu giliran vaksinasi menuju ke geladak KRI TBT-516.

Dalam keterangan pers Danlanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga mengatakan, Serbuan Vaksinasi Maritim ini adalah wujud nyata dukungan TNI AL kepada Pemda Ende, agar masyarakat tervaksinasi secara menyeluruh di Kabupaten Ende.

"Hubungan saling mendukung dan saling menghormati antar instansi sangat terlihat nyata di sini," ungkap Danlanal Maumere. Ia juga menyampaikan, pada hari pertama Serbuan Vaksinasi Maritim di Kabupaten Ende berjumlah 579 orang, dengan dosis ke-1 sebanyak 505 orang dan dosis ke-2 sebanyak 74 orang.

Proses vaksinasi berjalan aman dan lancar. Pada hari kedua, yang akan dimulai Kamis, 25 Nopember 2021. Tercatat jumlah calon peserta vaksinasi sebanyak 1.800 orang,"ungkap Kolonel Laut (P) Dwi Yoga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pasutri Keluarga TNI Tewas Usai Melompat Dari Ketinggian Lantai 6 di Hotel Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa Skala 7,4 M Mengguncang NTT, Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

Kemendagri Menanggapi Dan Turun Langsung Bahas Permasalahan Warga Terkait Jalan Rusak di Kudus